Anemia berdampak lost generation

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Anemia berdampak lost generation

Post  Admin on Tue May 05, 2009 7:26 pm

Mengenal tanda-tanda orang anemia yaitu lemah, letih, lesu, lelah dan lalai, alias 5 L. Kejadian Anemia ternyata masih cukup besar. Menurut survei Prevalensi Anemia Gizi (1995) tercatat 47,2% (atau 17 juta orang) dari total anak usia sekolah di Indonesia mengalami anemia.
Anemia sendiri adalah penyakit yang disebabkan kekurangan kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berfungsi sebagai pembawa oksigen dalam darah ke seluruh organ tubuh. Oksigen dibutuhkan untuk proses fisiologis dan biokimia dalam setiap jaringan tubuh. Bila darah kekurangan oksigen, muncul gejala 5L, pusing dan turunnya selera makan. Sering kali bahkan muncul dampak psikologis seperti sikap apatis.
Kriteria anemia menurut WHO adalah apabila kadar hemoglobin pada anak di bawah usia 6 tahun kurang dari 11 gr/dl, sementara pada anak usia di atas 6 tahun kurang dari 12 gr/dl. Untuk mengetahui kadar hemoglobin harus dilakuka tes darah. Penyebabnya cukup beragam, namun anemia yang menjadi masalah bagi dunia adalah anemia akibat kurangnya zat besi dalam darah atau anemia defisiensi besi.
Penyakit yang mungkin timbul dari anemia ini terbagi atas komplikasi ringan dan berat. Komplikasi ringannya adalah kuku yang terlihat pucat (koilonikia), sariawan (stomatitis) dan atrofi papila lidah. Yang terakhir adalah pucat atau tidak terlihatnya bintil pada lidah.
Sebelum mengalami anemia, pada anak sebenarnya mengalami kekurangan besi (Ferum), namun tidak terlihat. Besi memiliki peran yang sangat besar bagi kerja dan pengadan hemoglobin. Tak heran, kekurangan besi (Fe) dapat menyebabkan komplikasi berat, seperti terganggunya tumbuh kembang anak, gangguan kognitif (belajar) penurunan fungsi otot sehingga penderita malas melakukan aktivitas fisik, serta turunnya daya tahan tubuh sehingga mudah sakit dan terkena infeksi.
Salah satu cara mengatasi anemia adalah dengan memperbaiki aus gizi, baik pada ibu yang sedang mengandung agar tidak melahirkan bayi yang menderita anemia, juga bagi anak dan balita. Jaga pola makan sehari-hari. Perbanyak aus sayur, ikan, telur dan hati dan konsumsi vitamin serta suplemen penambah darah bila perlu.

Admin

Umur : 37
Jumlah posting : 193
Points : 6035
Reputation : 0
Lokasi : Temanggung

Lihat profil user http://temanggung.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik